Proud to be NURSE

Menjadi seorang perawat bukanlah merupakan paksaan dari orang tua hanya karena harus berpendidikan, namun adalah sebuah bentuk pengabdian yang benar-benar dilandaskan atas dasar kemanusiaan.

Dengan tidak bermaksud memuji diri sendiri, karena memang penulis adalah salah satu pengemban profesi yang mulia itu. Saya bersama rekan-rekan PPNI Kabupaten Ketapang, kemarin (26-maret-2009) melanjutkan jadwal kegiatan sosial sunatan masal di salah satu pesantren yang ada di Kabupaten Ketapang. Peserta terdiri dari anak-anak laki-laki berusia 6 sampai 12 tahun berjumlah lebih dari 100 orang, tepatnya 115 orang.

Saya berada di kasur terakhir menemani pak Khairul Rasyid (perawat puskesmas sei awan), dulu partner saya di PUSTU desa Kemboja Kecamatan Tanjung Satai, Pulau Maya Karimata, Kabupaten Kayong Utara dan pak Darmawan (Kepala Puskesmas Air Upas) serta Ibu Utin Susmayanti (Dosen AKPER PEMDA Kabupaten Ketapang).

Memang kalau sudah bertemu di lapangan dengan membawa kepedulian yang sama rasanya senang sekali, semua yang dari daerah pedalaman ikut kumpul bersama. Disinilah biasanya kita juga menemukan berbagai macam teori yang digunakan dalam melaksanakan tugas seperti ini, namun demikian, disini pula merupakan tempat berbagi cerita dan pengalaman. Saya mendapatkan banyak pelajaran baru yang mungkin bisa mengasah kemampuan dalam memberikan Asuhan Keperawatan yang maksimal kepada klien-klien kita.

Satu hal yang membuat saya merasa bangga dari kegiatan ini adalah, belum pernah selama saya melakukan kegiatan yang serupa tidak mendapat bayaran (jasa keringat = lebih halus), namun disini baik yang senior maupun junior hanya disuguhi Nasi Kotak makan siang saja.

Jika sudah melihat semuanya berjalan lancar serta tidak ada keluhan dari pihak manapun, maka rasa letih dan dahaga menjadi lenyap seketika ditambah lagi hujan lebat yang mengguyur tanah kota kayong itu memecahkan suasana dan menambah kesempatan bagi rekan-rekan untuk saling ngobrol dan bercanda gurau sambil berteduh.

Malam harinya kami melanjutkan acara ramah tamah yang intinya adalah penutupan resmi ulang tahun PPNI yang ke-35 serta pemberian penghargaan kepada sejawat senior yang paling senior dan telah lama bergeming di dunia keperawatan.

(Gambar menyusul lagi yah, sedang collecting…)

Bookmark and Share

This entry was posted on Friday, March 27th, 2009 at 2:57 am and is filed under Press Releases. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

3 Responses to “Proud to be NURSE”

  1. Ikhsan Says:

    ok tuh, tapi hati2 dengan kegiatan tsb, kalau gak salah sirkumsisi di luar dari wewenang perawat.
    Salam kenal pak

  2. hendi Says:

    Terima kasih atas kunjungannya, saya bangga punya sejawat seperti ts ryan. Tetap SEMANGAT…

  3. asuhan keperawatan Says:

    iya mas, kalo ga salah berarti benar :) salam kenal juga!

Leave a Reply